Saturday, September 23, 2006

Shaum yoks!

Selamat datang bulan Ramadhan.

Temen-temen, mohon maaf ya kalau ada kesalahan dalam ucapan maupun tindakan.
Semoga kita bisa mengisi bulan ini dengan optimal.

Mari bershaum...yang bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus.

-Anung,Iya,Ikel-
Read more!


Tuesday, September 19, 2006

Terbit: Siapa Bilang Kawin itu Enak?

Telah terbit:
Judul: Metropop-Siapa Bilang Kawin itu Enak? (Kumpulan cerpen)
Penulis: Tria Barmawi
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama



Siapa sih yang bilang kawin itu enak?
Sini, aku kasih tahu, ya!! Satu. Camkan. Persiapan pernikahan adalah mimpi buruk.
Dari soal undangan, seragam, katering dan semua ritual yang bikin pusing.
Dan Hari-H, yang seharusnya jadi puncak kebahagiaan, jadi obat pelipur segala lelah yang telah dijalani, yang seharusnya adalah hari saat kamu jadi raja atau ratu... sebenarnya adalah puncak mimpi buruk itu. Nggak percaya?


Silakan baca sendiri kalau tidak percaya!

Cerita pendek berjudul Siapa Bilang Kawin itu Enak? hanya satu dari kumpulan cerita pendek tentang kehidupan pasangan muda dalam buku ini. Beragam cerita menggelitik dan inspiratif di dalamnya, dari penderitaan di balik megahnya pesta perkawinan sampai keributan di kamar tidur. Membuka mata akan sulitnya menyatukan dua jiwa yang berbeda dalam satu biduk. Sekaligus mengingatkan kembali akan cinta yang menjadi dasar sebuah mahligai perkawinan

Yang Lajang-ers bilang

Seru! Kocak! Cerita-ceritanya realistis. Sebagian cerita, serasa nyeritain kisah hidup keluarga Tria sendiri. Sebagian yang lain, serasa bercermin ke kehidupan yang dialami sendiri.
Membaca cerita-cerita di dalamnya seolah-olah membaca buku psikologi praktis tentang perkawinan. Gimana cara pasangan muda beradaptasi dan berkompromi dengan kehidupan barunya, dengan egoisme masing-masing, dan gimana cara lelaki "harus" memahami wanita pasangannya (karena wanita sulit dimengerti ™).
Cerita favorit: Siapa Bilang Kawin itu Enak?
(Noe, cowok yang bertekad nggak akan mengadakan resepsi pernikahan)

Manis, ringan, penuh warna, ada cinta. Sense of humour yang bagus. Pena Tria bergerak lebih lincah di kumpulan cerpen ini. Cocok untuk pasangan, tapi bukan untuk selingkuhan!
Cerita favorit: Ketika Lidah Jadi Masalah
(Syafrina Siregar, single white female, penulis Life Begins at Fatty, My Two Lovers & April Cafe)

Yang nggak single lagi bilang


Pernikahan memang sering memberi kejutan-kejutan, baik bagi pasangan yang baru atau pun sudah lama menikah. Dalam proses perkenalan pranikah, siapa yang mengira bahwa gaya tidur pasangannya bisa jadi masalah yang memusingkan di kemudian hari? Atau akan ada kerinduan terhadap getar-getar asmara seperti dalam masa perkenalan dulu?
Dalam tulisannya ini Tria bisa merefleksikan cara berpikirnya dalam menghadapi konflik-konflik yang mungkin timbul dalam pernikahan pasangan muda, yaitu dengan komunikasi dan kompromi
Cerita favorit: Siapa Bilang Kawin itu Enak?
(Wiwi, menikah 7 tahun, ibu erte yang nggak desperate)

Kumpulan cerpen yang ringan tapi sarat makna yang mudah-mudahan bisa memberikan sedikit pencerahan baru pada pembaca yang sudah menikah dan ingin menikah maupun yang belum menikah dan belum ingin menikah. Membaca cerpen-cerpen ini membuat saya tertawa, berpikir, dan membuat saya ingin menikah lagi! Aduh! Sakit! Bercanda koq sayaaang, bercanda koq! Adauuuw! Sakit tau! Adaaaaaauuuuw… ampuuuuuu…n!
Cerita favorit: Ide
(Anung, menikah 4 tahun, terjebak dengan wanita yang sulit dimengerti)

Bagus banget. Cerita2nya sederhana, tp bener2 mengangkat kenyataan sehari2 yg pasti terjadi dalam rumah tangga, terutama yg baru saja dibangun. Buku ini sangat perlu dibaca, utk mengingatkan para pasangan muda bahwa kehidupan rumah tangga tdk selamanya seperti "fairy-tale" semacam Cinderella, bahwa pernikahan atau rumah tangga bukanlah tempat utk merubah atau memperbaiki masing2 individu, tp tempat utk saling beradaptasi. Krn pernikahan terdiri dr 2 individu yg berbeda, apakah berbeda kebangsaan atau berbeda suku atau berbeda sifat, tetap pada dasarnya berbeda. Dan perbedaan itu lah yg perlu diselaraskan dgn adaptasi. Basically, it's easier to adapt than to change or fix. Perlu adanya komunikasi yg baik utk melancarkan jalannya biduk rumah tangga.
(Ria, menikah 4 tahun, punya pasangan berbeda bangsa)

Kumpulan cerpen ini sukses membuat saya tertawa-tawa, manggut-manggut, dan sibuk berkomentar, “Bener banget!” Saat melembari satu demi satu cerpen-cerpen ini, saya semakin merasa bahwa perempuan dan laki-laki itu memang beda, tapi bukannya lalu tidak bisa bersama. Sebagai perempuan, saya mesti bilang, “Boys, can’t live with them, can’t live without them!” Beberapa cerpen membuat saya melirik suami saya dari balik buku. Soalnya cerpen-cerpen itu mirip banget dengan pengalaman pribadi saya sih!
Cerpen favorit: Lamarlah Aku Seperti Mereka
(Clara, menikah 4 tahun, maunya sih honeymoon terus)

Dapatkan di toko buku sekarang juga!

Website: http://siapabilang.blogspot.com
Read more!


Friday, September 15, 2006

Supernova...gimana sih??

Why not DILANA???
Krrkrkr...
Dulu Inxs dapet JD Fortune, pdhl gw mau Mig Ayesha or Marty Casey. Sekarang??
Huaaaaaaaaaaa....
Read more!


Monday, September 11, 2006

Buku Bagus buat Ortu yang Punya Anak Kecil

Must-have-books:
1. Bayiku Anakku, dr. Purnamawati S. Pudjiarto, SpAk, MMPed.
Ini buku kesehatan anak yang lengkap banget. Bisa dibilang compact version of milis sehat. Buku yang ngajarin orangtua buat tetap bersikap logis dan rasional ketika anak sakit.
2. Complete Baby & Childcare, dr. Miriam Stoppard
Dari judulnya udah tau dong isinya apa. Buku ini menarik sekali, lengkap dengan gambar-gambar hidup.
3. Matahari Odi Bersinar Karena Maghfi, Neno Warisman
Aduh, ini buku...indah sekali. Neno bercerita tentang pengalaman pribadinya mengasuh anak, sama sekali nggak berkesan menggurui. Penuh hikmah. Katanya mau dibuat berseri, nggak sabar juga pengen beli yang selanjutnya.
4. Secret of The Baby Whisperer, Tracy Hogg
Tracy Hogg berbagi tentang kisahnya menemani orangtua2 menangani bayi mereka. Very informative. Ada juga lanjutannya, Secret of Toddler Whisperer.

Have a nice reading day!
Read more!


Friday, September 08, 2006

Kartu Keanggotaan, Perlu Nggak?

Belon setaun gw menetap di KL, tapi di dompet gw udah bertambah banyak kartu-kartu keanggotaan toko ini itu. Waktu di Indonesia, kartu gw cuma ada dikit (setelah bertahun-tahun tinggal di Jakarta!). Cuma Gramedia, Matahari, Metro sama Century. Itu pun jarang banget kepake. Paling sering dipake cuma Matahari.
Terus kenapa disini kartu gw bisa jadi banyak?
Simple. Karena disini kartu keanggotaan memang menguntungkan.

Let's see kartu-kartu keanggotaan di dompet gw.
1. BonusLink
Kepake banget! Buat ngumpulin point di banyaaak tempat. Dari pom bensin sampe Tesco. Hadiahnya juga bagus-bagus. Tadi liat hadiah redeem di Parkson asyik-asyik juga. Mengingat kartu ini free membership, bener-bener menguntungkan kan? Lagipula tempat-tempat yang terdaftar memang tempat-tempat yang gw suka datengin. Pom bensin gitu lho!
2. Toys R Us
Semula Toys R Us pake BonusLink, terus dia bikin kartu sendiri. Karena gw seneng banget maen kesini, akhirnya gw bikin juga. Free. Bisa dapet harga spesial. Why not??
3. IKEA
Biar nggak gratis, tapi rugi banget kalo sering ke Ikea tapi nggak punya member card. Discount makanan-minuman, harga spesial buat barang-barang tertentu tiap bulan, potongan yang lebih gede, plus ngumpulin point.
4. The Body Shop
Spend 300rm in 6 months, dapet 35RM voucher. Bisa jadi body spray White Musk satu tuh. Mau beli apa aja 300rm dalam 6 bulan??? Aha. Di KL harga Body Shop jauh lebih murah dari di Indo, yang nitip sih banyak-banyak aja. Sebulan kemaren aja gw udah berhasil dapet voucher. Daftar? Gak pake bayar2. Asyik kan?
5. Times Book shop
20-25% discount untuk buku-buku tertentu setiap bulannya!! 10% buat semua buku. Bayar sih. Kemaren lagi promo dapet RM 15 buat 2 taun. But discount buku setiap beli?? Ngiler! Mana buku2 yang didiscount 20-25% juga bagus-bagus!!
6. Big Book Shop
Discount 15% setiap beli!!
7. Popular Book shop
Discount 20% untuk buku2 tertentu setiap bulan, plus 10% untuk setiap pembelian. Bayar juga, 10RM staun. Worthed for me.
8. Kids Zone (yang ini atas nama Ikel)
Jadi member jelas lebih murah kalau mau main sering-sering. Terus ortunya juga dapet akses bebas keluar masuk.

Berikutnya in my list:
1. Padini
Vincci. As gw seriiing banget beli Vincci (dari titipan sampe buat sendiri) plus Padini product laennya, kartu anggota ini jadi a must-have one. Sayang gw terlambat menyadari adanya Padini membership. Begitu mau daftar, lagi tutup. Skarang baru buka lagi...next time I go to Vincci deh.
2. Jusco/Sogo/Isetan
Nggak usah semuanya, at least satu. Mengingat gw dulu punya Matahari & Metro, aneh juga kalau sekarang nggak punya satu pun buat department store. Cuma masih milih-milih. Parkson not in my list. Mahal. Mungkin prioritas gw Jusco. Tapi Sogo juga menarik. Aduh...jadi pusing!

Gw semula juga meragukan, mengingat pengalaman di Indo dulu kartu anggota biasanya gak banyak gunanya. Kecuali Matahari yang berhasil membuahkan beberapa kali voucher belanja, yang lain bener-bener nggak kepake. Tapi ternyata disini kartu keanggotaan benar-benar jadi sarana untuk menarik orang pada suatu produk/tempat. Hadiahnya serius. Kemudahan dan keuntungannya juga serius. Bukan basa-basi. Hasilnya, customer memang lebih loyal. Yang punya kartu Jusco seneng banget belanja di Jusco. Yang punya kartu Sogo juga seneng banget belanja di Sogo. Apalagi kalau lagi sale :-)
Mungkin ini perlu ditiru juga oleh retailer2 di Indo. Spoil your customer.
Read more!


Lagi kepengen...

Donat J'Co!!! Huaaa...
beliin dong :-((
Read more!


Wednesday, September 06, 2006

Review Buku

Ada beberapa buku menarik yang gw baca dalam satu bulan terakhir ini. Diantaranya ada
empat yang paling meninggalkan kesan.
Pertama, tentu saja Sang Pemimpi-nya Andrea Hirata. Kelanjutan Laskar Pelangi yang gw tunggu-tunggu, walaupun ternyata tidak benar-benar berupa sekuel. Walau tokoh-tokoh di LP banyak yang tidak muncul lagi, tetapi buku satu ini tetap menarik. Kekuatan buku ini menurut gw ada di kalimatnya yang indah. Humor yang peletakannya kadang tak terduga dan sangat memancing tawa.


Gw nggak memperhatikan detil-detil yang mengganggu seperti yang dikomentari teman-teman lain, so far gw enjoy banget dengan aliran ceritanya. Cerita persahabatan (atau persaudaraan?) yang indah.
Seperti halnya LP, Andrea berhasil membuat gw menangis dan tertawa membaca ulisannya.
Jujur, gw merindukan tokoh Lintang dalam LP. Tokoh yang sangat menarik minat gw. Di SP, muncul tokoh Arai dengan kebesaran hati yang luar biasa. Tokoh Jimbron juga sangat menarik. Seseorang yang terobsesi pada kuda.
Gw membaca banyak resensi LP dan SP di mailing list-mailing list. Menarik, karena gw justru baru sadar setelah membaca resensi tentang ketidakkonsistenan sudut pandang dalam penulisan LP. Padahal biasanya gw bete banget kalau baca cerita yang sudut pandangnya loncat-loncat, katanya sudut pandang si A tapi tiba-tiba ada si B yang berpikir. Bikin bingung. Tetapi gw tidak merasa terganggu ketika membaca LP. Mungkin nggak banyak yang seperti itu? Atau karena keindahan bahasanya yang membuat gw terpesona? Entah. Yang pasti gw menikmati sekali tulisan Andrea Hirata, dan nggak
sabar menunggu buku selanjutnya.

Kedua, Snow Flower. Hari gini baru baca?? Yaaa...udah penasaran banget gw pengen baca buku ini, melihat resensi bertubi-tubi di setiap tempat, dan semuanya bilang bagus. Dan gw selalu suka cerita yang berlatar belakang kebudayaan Cina. Chin Yung, Chiung Yao, Pearl S. Buck sampai Kho Ping Hoo :-D
Selama membaca, gw terhibur banget. Pengetahuan gw juga bertambah. Gw jadi tahu detail pengikatan kaki. Beneran gw nggak menyangka ternyata semenyakitkan gitu. Dulu kaki gw juga gede, dan nenek gw pernah bilang mendingan kaki gw diiket aja kaya perempuan di Cina jaman dulu, kakinya kecil-kecil...cantik.
Gw juga jadi tahu tentang Lao Tong. Ternyata ada budaya yang mengikatkan dua orang seperti itu.
Detil-detil yang dipaparkan di buku ini luar biasa. Ceritanya juga lumayan mengaduk emosi. Semua rekomendasi yang bilang buku ini bagus memang nggak salah.
Buat yang belum baca, buku ini tentang dua orang perempuan yang menjadi Lao Tong, saudara sehati. Dari sisi alur cerita gw nggak menganggap buku ini terlalu istimewa, tapi justru paparan budaya di belakangnya yang menarik hati gw.

Ketiga, Red Leaves. Buku ini ditulis menggunakan sudut pandang seorang ayah yang anaknya terlibat dalam peristiwa hilangnya seorang gadis kecil. Sang ayah terjerat dalam posisi sulit, haruskah ia mencurigai atau mempercayai anaknya sendiri. Segala hal terseret. Sedikit demi sedikit rahasia terkuak.
A very good book. Mengharu biru, mencekam. Gw sampai diem lama setelah baca. Shock. Pengen nangis tapi malu karena lagi baca di foodcourt Carrefour.

Gw baca satu lagi teenlit yang beda dari yang lain. Judulnya Rival, tulisan Amalia. Gw penasaran sama rekomendasinya Donna, my lovely editor. Dan gw suka tulisan Amalia ini. Real banget. Tentang perebutan kedudukan ketua OSIS.

Satu non fiksi bagus yang gw baca bulan ini, Upside Down Brilliance tulisan Linda Silverman, tentang visual-spatial learner. Buku ini gw titip khusus ke Ska dari Belanda. Ulasan tentang buku ini nanti gw bikin terpisah, mau gw gabung sama ulasan buku-buku lain yang sejenis.

Yang ngantri di depan gw sekarang: Einstein Never Used Flash Cards, non fiksi tentang "back to play". Sebuah teriakan keprihatinan sekaligus dukungan ilmiah bahwa anak belajar dari bermain. Satu lagi, Seven Ancient Wonder.
Seven Ancient Wonder ini lagi discount 25% tadi di Times buat member. Langsung deh gw jadi member, jadi buku Einstein juga dapet discount 10%. Berarti tinggal MPH yang belum gw bikin member cardnya.
Oya, gw juga lagi seneng karena pemerintah Malaysia naikin batas tax relieve buat buku sampai 1000RM!! What a good news for book-lovers!

Read more!


Tuesday, September 05, 2006

Kopdar IndoKL_Women @ Kampung Warisan

Hari Minggu tanggal 3 September kemarin, jadilah para anggota IndoKL_women plus keluarga berkopi darat di Kampung Warisan, Jelatek.
Akhirnya acaranya jadi juga setelah sebelumnya terjadi perubahan tempat mendadak karena Puti mengalami musibah. Btw, Puti gimana kabarnya nih? Mudah-mudahan lancar semuanya yah.
Tema acaranya barbeque, plus makan pempek! Ceritanya Wied yang baru pulang dari Palembang bawain pempek buat disantap bersama. Asli top banget pempeknya!

Acara yang dijadwalin mulai jam 3 seperti biasa mulai lebih telat. Sempet diwarnai hujan rintik-rintik, tapi saking rintik2nya orang2 nggak ada yang kabur :-D
Anak-anak asyik berenang, ibu2 asyik ngerumpi, eh bapak-bapaknya juga ngegeng sendiri asyik ngerumpi. Ada juga yang asyik ngebakar...hihi, makasih lho Mas Iskandar, yang paling tahan di depan bakaran.
Ini acara bener-bener memanjakan perut. Makanan yang nyisa juga banyak banget.
Ikel aja makan ampe dua balikan. Eh Ummu Najma, schootelnya enak kok...hehe...boleh kapan-kapan kirim ke Sentul ;-)
As predicted, peserta kopdar didominasi anggota yang tinggal di Ampang dan sekitarnya.
Dari Kampung Warisan aja ada keluarga Acha, Vina, Yossi, Happy, Eli, Eli, Dini, plus Mas Iskandar & Mas Syaifuddin. Dari sebelah ada Diesy n Zizil. Masih dari daerah Ampang ada Ika, T' Tintin, Yuni yang lagi menunggu saat-saat melahirkan (gw liat perutnya aja begah, apalagi Yuninya ya :-P)...terus siapa lagi?
Dari Bukit Jalil ada Wied of course yang bawa pempek, ada Itje plus keluarga. Dari Villa Putra ada Neng Mira, Yanti, Devi, Lusi. Dari Kerinci ada Leli n keluarga. Terus nun jauh dari Kajang bari kasiangan Neng Yuri tukang jagung :-D Saya sendiri plus keluarga. Rame bener!! Siapa yang belum kesebut ya??
Serunya kumpul2 ini nggak cuma jadi ajang kumpul ibu-ibu, tapi plus keluarganya.
Yang kali ini nggak bisa ikut, ntar next time mesti ikut ya!
Oya, banyak makanan nyisa buat ibu2 yang mau kumpul2 lagi. Rabu ceria?? hihi. Makanannya ada di saya ya ibu-ibu. Rabu ini gak bisa gabung euy, ada ortu dateng.

I did a stupid thing, lupa bawa kamera!! So pliiiz yang ambil foto kemaren, minta dong....

Terimakasih banyak buat temen2 yang udah hadir. Spesial buat para penghuni Kampung Warisan yang jadi host. Buat Vina and Aca yang bersusah-susah nyediain tempat. Buat Wied yang bawa pempek dari Palembang. Buat yang udah bakar-bakar, beres-beres. Jangan kapok yaaa....
Lain kali kita outing bareng yuks!
Read more!


Monday, September 04, 2006

Cerita Rambut Palsu

Warning dulu ya, kalau penakut, kalau bacanya sendirian di tengah malem...boleh skip dulu. Lagi mood serem-sereman. Pokoknya gw tidak bertanggung jawab buat efek yang dialami masing-masing orang setelah membaca...hihi.

Ini cerita nyata.
Adek gw yang emang suka show nyanyi, punya dua wig. Ditaruh di sebelah kamarnya. Dua-duanya rambut panjang gitu.
Terus satu hari dia potong rambut, dari rambut panjang tiba-tiba pulang dengan rambut model Dora the Explorer. Baru beberapa hari tiba2 dia ngotot pengen hair extension gara-gara temen2nya pada manggil dia Dora. Nyesel ceritanya.
Adikku satu ini emang stubborn kelas berat. Gw aja yang stubborn-nya suka bikin pusing my hubby nggak ada apa-apanya dibanding dia :-P Segala yang diomongin gw, mama, n kakak2nya yang laen nggak didenger. Gw inget banget, gw ngomong "Lo nggak takut, itu rambut kan bisa rambut siapa aja..."
Segala omongan dari sisi agama sampe sisi hidup prihatin dikit udah keluar...hihi...
Ternyata akhirnya dia nekat pasang hair extension setelah ngumpulin duit.

Selanjutnya.
Beberapa bulan lalu, asisten mama di rumah tidur di depan TV belakang. Ini udah pernah gw post sebelumnya, tapi dulu belon ada kejadian selanjutnya. Dia tidur di tempat yang atasnya sedikit terbuka dan mengarah ke kamar adik gw.
Lepas tengah malem, tiba-tiba dia lihat ada yang terbang dari teras kamar adek gw. Pakai baju serba putih model baju pengantin internasional. Ketakutan, of course. Tapi abis itu beberapa bulan berlalu begitu aja.
Nah, sekitar dua bulan lalu, kejadian yang sama terulang kembali. Tempat yang sama, bayangan yang sama. Belum lagi adik gw juga mimpi ada yang nyariin rambutnya. Kejadian aneh terus berlangsung di lantai atas, di kamar dia dan kamar tempat nyimpen wig.
Akhirnya mama manggil orang buat bersihin rumah.
Eh, orang itu nanya...ada yang punya rambut palsu di rumah ini? Ternyata bener ada yang nyariin rambutnya. Setelah diselidikin, ternyata extended hair adek gw emang dari orang yang udah meninggal. Belum lagi wig2nya. Oops.
Semua wig di rumah dibuang. Adek gw ke salon lepas extended hairnya. Sejak itu perempuan berbaju pengantin itu nggak muncul lagi.
Semua orang di rumah belajar sesuatu dari situ. Sometimes hikmah larangan itu sesuatu yang kita nggak duga.
Adek gw? Dia belajar sesuatu yang lain. Bahwa lain kali kalo pasang hair extension mesti nanya dulu, itu rambut orang hidup atau yang udah meninggal. Jadinya dia sekarang tetep pasang hair extension, tapi dia pesen khusus dari orang yang lagi dipotong rambut. Emang tambeng.
Read more!


Not Sabrina Da Silva Anymore

Karena kesalahan informasi agennya, si silverku berubah menjadi hitam.
So kepaksa namanya juga diganti.
Meet....Sabrina De Nero!
Apa hubungannya sama Robert de Niro atau Alessandro Del Piero?? Naon deuiii...teu nyambung.

Nggak ada lah, selaen kenyataan bahwa Del Piero ganteng and Sabrina-ku cantik...hihi.
Sabrina artinya masih sama, dari kata sabar.
De Nero dari Nero, artinya hitam.
Kayanya Sabrina cukup gampang dikenal. Kalo liat myvi item yang di belakangnya ada boneka anjing ngegantung plus boneka kucing putih lucu imut bermahkota cantik...that's Sabrina.
Alhamdulillah, langsung cocok...nyetirnya gak kesusahan. Biasa pake mobil 1.6 gak bisa expect the same power lah. Jadi neken gasnya juga mesti lebih bertenaga dibanding make Goldie.
Yang rese, karena pesan suamiku tercinta gak boleh nyetir diatas 90 karena masih baru, jadinya sering gak konsen nih mesti liat speedometer :-(
Yang lucu, tadi gw malah mimpi nyasar....dari KL keluar di Pasar Beringharjo! Padahal seumur hidup gak pernah gw ke tempat yang namanya Pasar Beringharjo. Kenapa lagi tiba2 muncul di mimpi gw???
Read more!


Friday, September 01, 2006

Selamat Jalan Teh Inong

Hari Jum'at pagi.
Seorang istri yang disayangi suami.
Seorang ibu yang ditauladani anak-anaknya.
Seorang teman yang dicintai banyak orang.
Telah berpulang ke Rahmatullah.

Allah loves you very much, Teh Inong.
Semoga engkau lebih bahagia disisinya.

Permata-permata hatimu,
tak akan terabaikan.

Insya Allah,
Haris-mu,
Zidan-mu,
Syifa-mu,
keluarga-mu,
adalah insan yang diberi kekuatan berlebih.

Selamat jalan.....

I'm gonna miss your stories...
Read more!


Doa buat Teh Inong

Teh, mataku sampai berair baca berita tentang Teteh.
Cepet sembuh ya, cepet bangun.
Harapan walaupun sedikit tetep ada...
apalagi begitu banyak doa yang terucap buat Teteh.
Ya Allah, berilah kekuatan pada Teh Inong dan keluarganya.
Read more!


This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Subscribe to Posts [Atom]