Saturday, July 31, 2004

Mereka yang teraniaya..

Setelah nonton Indonesian Idol semalem, gue tambah yakin ama pendapat yang menyatakan bahwa rakyat Indonesia memang senang sekali berpihak sama pihak yang teraniaya. Padahal keberpihakan itu seringnya malah bikin kita nggak fair lagi dalam menilai. Bete banget nggak sih...kayak tadi malem itu, masa bisa malah the Lucky star yang tersingkir! He's such a great singer and entertainer. Even buat masuk posisi nggak aman aja kayanya nggak pantes banget.
Tapi ya apa boleh buat..again, orang yang memilih nggak semuanya memilih based on their performance. Ada yang karena pertemanan, ada yang karena tampang..dan ya itu..karena simpati.
Coba..SBY bisa menimbulkan begitu besar simpati rakyat, menurut gue dan beberapa orang lain sih pertama-tamanya karena dia adalah pihak yang berkesan "teraniaya" di pemerintahan Megawati, ya nggak sih?
Lalu ada cerita lucu di masa kampanye presiden kemarin yang gue baca somewhere (lupa di koran atau majalah), gara-gara NU bikin fatwa wanita haram jadi presiden..terjadi lonjakan jumlah pemilih Megawati! Gara-garanya kaum perempuan yang merasa "teraniaya" dan merasa Megawati "teraniaya" memindahkan dukungannya dari capres keren SBY ke Megawati.
Terus ya Indonesian Idol itu..biar mati-matian jurinya meyakinkan pemirsa, buat nggak milih berdasarkan tampang, sampai-sampai mereka ngeluarin komentar-komentar yang kedengerennya cukup pedezz..menurut gue sih malah menumbuhkan simpati ama pihak yang "teraniaya" .
Jadi lesson learned-nya apa ya??? Lebih baik jadi pihak yang teraniaya daripada menganiaya? :-P
Read more!


Thursday, July 15, 2004

Story behind renovation

First..mesti ralat..jumlah cat gue ternyata 15,bukan 14! The tangerine orange is left!
Waduh, benar-benar penuh perjuangan acara renovasi ini..supported by the fact that I’m no longer working woman, so all the burden goes to my dear hubby.
Gimana nggak penuh perjuangan, dari waktu, biaya, sampai bentuk rumah meleset semua dari rencana!
Pertamanya…kita cuma berniat mau ngebangun diatas sedikiiiit..buat library and kamar pembantu, and ngebongkar bawah dikit buat gedein dapur and nambah satu kamar.
Meleset yang pertama…aduh, ternyata atap bagian depan bobrok abis. Gimana kalo ikut didak juga?
Hmmm..okelah..didak aja juga.
Meleset yang kedua…aduh, kalo cuma didak doang sayang..mendingan sekalian aja dibangun juga, kalo nanti-nanti tambah mahal lagi deh.
Hmm..bener juga, ya udahlah..sekalian aja. Mumpung ada tukangnya.
Jadinya..malah seluruh bagian rumah jadi ditingkat! Padahal kalo dipikir2, gue di rumah cuma berlima. Our family and two maids. Buat apa coba nambah kamar banyak-banyak..
Yang ada jadi kelimpungan soal budget..hihi..Ternyata yang serba tidak terduga itu yang banyak..wah..sampai saat-saat terakhir kayak gini masih aja ada yang tidak terduga..
Tiba-tiba satu lantai di mushola pecah…padahal ngga ada lagi cadangan! Kepaksa beli satu dus buat ganti satu lantai yang pecah.
Kejadian yang sama terjadi juga di lantai ruang atas, yang nyisa sembilan biji dan udah dipas-pasin buat ganti lantai yang kurang panjang. Eh..tau-tau pecah satu juga..bete nggak sih!
Yang lebih nyebelin lagi, lantai kamar mandi lama kebongkar gara-gara kita ubah letak pintu. Eh begitu cari ke toko keramik udah nggak diproduksi lagi! Huaaa…kepaksa beli enam dus!
Atau pas gue sadar..bahwa our existing closet’s colour is blue. Padahal kamar mandi yang mau dipasangin kloset itu nuansanya kuning-hijau. Following my perfectionist instinct, diputuskan buat tuker tambah ama yang warna kuning..hihi..untung bisa tuker tambah. Sayangnya semprotan klosetnya nggak ada warna kuning , jadi kepaksa gue mesti puas ama warna ijo. Asalnya gue mau nyocokin, tutup klosetnya gue minta yang ijo aja juga..tapi nggak dikasih ama yang jualannya :-D
Belum lagi keinginan gue yang emang rada macem-macem..:-D..sering bikin pusing tukangnya. Untung tukang catnya kenal baek, kalo nggak..wah udah disemprot gue! Begitu liat daftar cat gue yang lima belas warna itu dia udah pusing sendiri. Setiap dinding akhirnya ditulisin juga pake pinsil, tapi tetep ada juga yang salah..hehe..And gue selalu dengan manisnya begitu ngeliat ada kombinasi warna yang gue nggak suka, minta tolong ditimpa. Kejadian berapa kali ya..tiga kayanya. Belum waktu gue minta supaya dinding orange dihias pake efek washed. Bengong langsung deh dia..soalnya tu dinding letaknya di void..yang kalo mau dicat mesti pake tangga!
Yang bertugas bikin kamar mandi juga gue bikin pusing…ada kamar mandi yang gue minta ceruk-ceruk di dindingnya lah, ada yang lantainya gue minta pake batu koral plus semen warna lah, belum yang harus nempelin kerang-kerang hasil buruan gue di pasar ikan ke semen warna. Padahal sebelumnya beliau udah dibikin pusing gara-gara gue minta pindah-pindahin letak pintu yang sebelumnya jelek sekali kalo dilihat dari feng shui :-D
Nggak cukup tukang gue yang pusing, PLN yang mau pasang lampu juga ikutan pusing..gara-gara gue n hubby yang keukeuh nggak mau pasang lampu gantung di void. Jadilah mereka mesti pasang dua neon di kiri kanan plus masang lampu sorot di langit-langit.
Jadi feeling guilty..udah bikin banyak orang pusing, termasuk my lovely parent yang pusing ngeliat Ikel berantakin rumah tiap hari.
Tapi asli..gue puas. Puas ngeliat rumah yang udah 90% jadi, tinggal tangga and pager atas. Walau dana membengkak 100% dari budget semula..higs..but I got many good things. Rumah kerasa lebih homey, guenya juga jadi tambah pengalaman belanja barang, sampai ke pasar ikan coba..Believe it or not, tirai yang di pangandaran ditawarin ke gue seharga 125 rebu perak, di pasar ikan cuma 20 rebu perak! Kerang yang di pangandaran harganya 25 rebu, di pasar ikan cuma 2500! Terus tambah kenalan..hihi..sampe2 orang di toko bangunan udah apal gitu ama muka gue, saking seringnya hilir mudik.
Nanti kalo udah beres tinggal pusing soal furniture ajah..
Oya, ini tips trik yang gue kumpulin buat yang mau renov atau bangun rumah:
1. Kalo mau beli barang dalam jumlah banyak, misalnya keramik, mendingan beli di toko biasa daripada di supermarket bahan bangunan buat dapetin discount. Survey dulu harga, biasanya kalo keramik paling beda serebu dua rebu, tapi kalo beli 100 dus kan lumayan!
2. Alat-alat listrik kaya fitting, stop kontak dsb juga mendingan beli di toko alat listrik, jangan di supermarket bahan bangunan atau toko yang campur-campur. Sebagai perbandingan, harga steker AC bisa beda 5000.
3. Buat kran & shower, pilih merek yang bagus. Pengalaman gue beli shower yang ngga bermerek, tiga kali beli gara-gara bocor terus. Diitung-itung lebih murah gue beli yang San Ei aja langsung.
4. Beli besi di toko khusus besi, atau yang jualan utamanya besi. Jangan di toko material biasa. Perbedaan harga and kualitas cukup signifikan.
Read more!


Wednesday, July 14, 2004

My colourful home to be

Guess how many paint colours I have in my house?
Three..of course not lah..
Five? Come on..
Ssstt..I'm telling u. I have fourteen colours in my house!
1. Hawaiian Blue 2. White 3. Jade Green 4. Mandarin Green 5. Gemstone Green 5. Stardust Green 6. Red 7. Pink 8.Terracota 9. Purple 10.Sky Blue 11. Bunaken Blue 12.Yellow Sunset 13. Kecapi Yellow 14. Navy Blue
My house is not big. So imagine how the colours come to it.
I make my house as my expression of imagination and creation.
Look at my bathroom..two of them are full of sea shells on the wall, other two are full of natural stones.
I'm starting to fall in love to my "new" house. I choose almost everything myself including flooring and lighting.
But of course, I have to consider my hubby's opinion and desire. Look at the colours..green is my hubby's favorite color. While bright colours are my favorite. And btw, according to feng shui, the good colours for me are red, pink and yellow. While my hubby's are blue and green. So..my house accomodates all :-)
I designed my house not just to be enjoyed by us who live there, but also by the people coming to the library. Phew..I think in two months my library can be opened.
I'm a bit losing my patience waiting for the house to be completed. Cause for me and hubby, though living with parent is okay, but still living in our own house is better.
Ikel seems to like the house too...he keeps looking at the colours, laughing and very active in the house.
I don't care even some people do not agree with our design style, that's our home anyway. We are the ones who live there, the ones who should enjoy the place.
I still have to wait around two weeks till I can go back to our own house again..higss..
My blue house..I miss u.
Hmmm.. I plan to give my house a name. You know..like Tara, the name of Scarlet's house. Or like Engelina, the big house in Cipaganti that we called as a ghost house when I was a kid.
Perhaps the name will be something related to the sea, as my exterior paint is blue and I have a lot of sea shells in my house, from wall decoration to curtain. I'll think about it later..
Read more!


This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Subscribe to Posts [Atom]